Mie ayam yang akan MasCan
bahas kali ini adalah salah satu yang paling favorit di Kendal. Saat MasCan masih
SMA dulu, kawan-kawan sekolah biasa menyebutnya “Mie Ayam Pabrik Gula” karena memang letaknya di seberang Pabrik
Gula Cepiring (PT Industri Gula Nusantara).
Adapula yang menyebutnya “Mie Ayam Jembatan” karena lokasinya pas setelah turunan Jembatan Kalibodri arah Batang/Jakarta. Kalau warga sekitar kampung saya biasa menyebutnya “Mie Ayam Cepiring” saja, karena berlokasi di daerah Cepiring.
Apapun nama julukannya, nama resmi warung mie ayam ini adalah
Mie Ayam Spesial & Bakso Baru
"H.A. Rozikin" yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No.6, Cepiring Tengah, Cepiring, Kec. Patebon,
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 51351.
MasCan sendiri sudah menjadi pelanggannya sejak lama. Dari
tahun 2007 sudah sering jajan di warung mie ini sepulang sekolah atau sebelum
les. Mulai dari bapak warungnya masih bekerja sendiri, sampai sekarang sudah
dibantu (mungkin) sama anak-anaknya. Dari dulu lokasinya juga tidak berpindah
atau berubah, dengan tata letak dekorasi yang masih sama.
Bagi MasCan, Mie Ayam Cepiring ini salah satu mie ayam
paling enak di Kendal. Porsinya pun jumbo, jadi cocok untuk makan siang.
Biasanya cowo-cowo yang porsi makannya banyak suka sekali makan di warung ini. Bagi
yang sering lewat/berkendara motor di pantura Kendal, mie ayam ini juga sering
menjadi tempat beristirahat sekaligus makan siang, karena lokasinya persis di
pinggir jalan raya. Selain itu, para karyawan yang tengah lewat atau
orang-orang pasar seringkali makan di warung ini.
Selain menyediakan mie ayam, warung ini juga menyediakan
menu bakso. Menurut MasCan, yang legendaris dari warung mie ini adalah menu mie
ayamnya. Mie ayam legend yang
terkenal karena mengenyangkannya. Buat MasCan, makan mie ayam Cepiring ini akan
lebih puas jika ditutup dengan minum es teh manis.
Komposisi mie dan kuahnya dalam satu mangkok cenderung lebih
banyak mienya, walaupun kita sebenarnya bisa request mau diracik seperti apa. Kuahnya light dengan potongan daging ayam yang melimpah. Tekstur mienya
sendiri seperti handmade alias olahan
sendiri. Kalau saya sendiri, lebih senang meracik mie ayam Cepiring ini dengan
ditambah sambal dan sedikit saos botolan. Dengan tambahan kerupuk akan meningkatkan
lagi dalam keseruan menyantap.
Harganya pun tergolong murah, dengan kisaran Rp.10.000-an
kita sudah puas makan mie ayam jumbo dengan potongan daging yang meimpah. Bagi
teman-teman yang kebetulan lewat pantura, jangan lupa mampir ke warung ini ya.







No comments:
Post a Comment