![]() |
| Sumber: Freepik |
Diabetes merupakan penyakit berbahaya yang efeknya mengakibatkan terlalu banyaknya kadar gula dalam darah (glukosa darah tinggi). Akibatnya, gejala ini menimbulkan komplikasi serta memperparah berbagai banyak penyakit bawaan lainnya. Di Indonesia, diabetes adalah momok penyakit bagi masyarakat dan pada umumnya terdeteksi ketika sudah mengalami keparahan tingkat tinggi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprediksi bahwa di tahun 2030, jumlah penderita diabetes di Indonesia akan mencapai 30 juta orang. Jika kondisi ini tidak dicegah, maka akan menimbulkan banyak korban jiwa di segala kalangan usia.
Gaya hidup adalah penentu utama dari banyaknya kasus
diabetes. Konsumsi makanan berkadar gula tinggi dan terlalu banyak adalah faktor
terbesar yang memicu diabetes pada manusia. Di Indonesia, masyarakat sangat
senang sekali dengan konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi, misalnya pada
nasi. Dapat dikatakan, bahwa nasi tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat Indonesia.
Bahkan ada anekdot yang berbunyi “belum makan, kalau belum kena nasi”. Hal ini
menandakan bahwa masyarakat Indonesia sangat membutuhkan asupan karbohidrat
pada nasi.
Pada komposisi dalam sebutir nasi putih, terkandung sekitar
90% karbohidrat, 8% protein dan 2% lemak. Fakta ini membuktikan bahwa nasi
sangat mengandung tinggi karbohidrat, dimana apabila diproses oleh tubuh akan
menjadi gula. Selanjutnya, gula ini akan menjadi sumber energi bagi tubuh dan
apabila kelebihan akan disimpan di dalam bentuk glikogen dalam sel hati serta
otot. Kemudian sel-sel otot tubuh akan membawa kelebihan gula dalam darah yang
dikirim ke hati dan disimpan sebagai lemak. Jadi, kelebihan konsumsi karbohidrat,
terutama nasi akan berpotensi untuk memunculkan penyakit obesitas dan diabetes.
Upaya Preventif
![]() |
| Sumber: Freepik |
Konsumsi nasi putih yang tinggi dapat dikatakan turut
mempengaruhi gejala diabetes di Indonesia. Penderita diabetes di Indonesia yang
sebanyak 19,5 juta pada tahun 2021, harus segera mungkin diubah pola konsumsi
makanannya agar kadar gula dalam darah kembali normal. Agar jumlah pengidap
diabetes tidak bertambah banyak, perlu adanya upaya preventif atau pencegahan
melalui edukasi sesuai dengana anjuran International Diabetes Federation (IDF).
Salah satu program edukasi dari IDF bagi masyarakat dunia adalah skrining
faktor risiko diabetes dan kondisi gula darah, sebagai upaya pencegahan serta
pengelolaan diabetes.
Edukasi dan skrining faktor risiko diabetes ini sesuai
dengan dengan Rencana Strategis Kesehatan Nasional tahun 2021–2024. Setelah
mengetahui faktor risiko diabetes dan kadar gula dalam darah, masyarakat
dihimbau untuk mengubah pola konsumsi makanan agar lebih sehat. Diagnosa diabetes
sedini mungkin dapat menekan angka kegawatan di masyarakat. Bahkan, para orang tua pun disarankan agar segera
mencatatkan keadaan kesehatan anak-anaknya, terutama kadar gula darah. Pola penanganan
sedini mungkin ini tentunya akan menekan risiko diabetes di masa depan.
Solusi Pola Konsumsi
Seperti diketahui, penderita diabetes memang perlu
mengurangi konsumsi karbohidrat agar kandungan gula dalam darahnya terpantau
normal. Untuk konsumsi nasi, penderita diabetes masih diperbolehkan untuk mengonsumsi
nasi putih dengan berbagai ketentuan. Berdasarkan literatur British Medical
Journal, menyebutkan bahwa penderita diabetes boleh saja mengonsumsi nasi,
asalkan dalam porsi moderat (sedang). Kedua, yaitu memilih jenis nasi dengan
kadar karbohidrat lebih rendah, seperti nasi merah dan nasi hitam. Ketiga,
menerapkan pola makan seimbang sesuai dengan “Pedoman Isi Piringku dari Kemenkes”.
Keempat, menanak nasi dengan Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI, yang
diproduksi oleh PT Tripacific Electrindo.
Tahukah anda, Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI merupakan
spesialis alat penanak nasi rendah gula (low carbo) di Indonesia. RiceCooker Digital Low Sugar SEKAI merupakan bentuk dedikasi dari PT Tripacific
Electrindo untuk menekan angka penderita diabetes di Indonesia. Sedangkan
produk Sekai CMW 720 LS adalah primadona dan andalan yang bisa anda pergunakan
untuk menanak nasi dengan hasil rendah gula. Produk ini sangat cocok bagi
penderita diabetes. Selain itu, produk Sekai CMW 720 LS juga telah menjadi best
seller di Indonesia.








No comments:
Post a Comment