Wednesday, September 16, 2020

Donat Internasional “Mister Donut” Kini Hadir Sampai Desa

Pada kesempatan kali ini, MasCan ingin sedikit bercerita tentang makanan atau jajanan dari waralaba internasional yang bernama “Mister Donut” (ミスタードーナツ Misutā Dōnatsu) yang sudah masuk ke desa-desa. Termasuk desa saya sendiri di Kendal. Saya senang sekali Mister Donut kini sudah tersedia dan terjangkau dari rumah, yaitu bisa didapatkan di minimarket Indomaret. Produk donat Mister Donut ini begitu disukai oleh orang-orang yang ada di rumah saya, terutama anak kecil. Anak-anak sering menyebutnya “Donat Doraemon” karena packaging-nya berdesain tokoh-tokoh di film Doraemon.



Donat dari waralaba yang berdiri di Amerika Serikat pada tahun 1956 dan sekarang berkantor pusat di Jepang ini punya ciri khas tersendiri, yaitu teksturnya yang empuk dan cocok untuk siapa saja. Varian rasanya pun beraneka macam, namun yang paling menjadi favorit MasCan adalah donat meses yang tidak bolong tersebut. Brand dengan tagline “No.1 Donut in Japan” ini, membawa variasi jajanan di kampung saya. Biasanya bila MasCan pulang ke rumah bawa jajanan martabak telor, martabak manis, tahu petis, kebab, roti bakar, somay, batagor, sempolan, telor gulung, bakwan malang sampai bakso, kini ada “Donat Doraemon” yang jadi primadona buat cemilan di rumah.




Dengan adanya Mister Donut setidaknya memberikan alternatif produk donat di kampung saya ini. Biasanya brand donat yang sudah besar dan terkenal berlokasi di pusat-pusat kota dan kabupaten yang ramai. Kini, dengan pergi ke indomaret saja, kita sudah bisa menikmati donat kualitas waralaba internasional. Mantap.

Monday, September 7, 2020

Makan Sate Sambil Belajar Sejarah Kendal di Waroeng Sate "Pak Dul Tjepiring"

Semangat pagi teman-teman Seleramacan semua. Kali ini, MasCan ingin bercerita tentang warung sate di Kendal yang tergolong legendaris. Tak hanya masakannya, tempatnya pun punya keunikan tersendiri.


Pertama-tama, MasCan ingin mendeskripsikan seperti apa rupa warungnya. Waroeng Sate "Pak Dul Tjepiring" berlokasi di Jl. Sri Agung No.234, Cepiring Tengah, Cepiring, Kec. Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 51352. Untuk patokannya, warung ini tepat di selatan lampu merah Sriagung Cepiring. Konon, dulu sekitar tempat ini ada gedung bioskop Sriagung yang legendaris.

Dari tampilan luar, warung sate ini mirip seperti rumah yang dijadikan tempat makan. Dilansir dari berbagai sumber, warung sate ini sudah ada sejak zaman Belanda dan mulai dibuka pada tahun 1946. Namun ketika kita masuk ke dalam ruangannya, kita seperti berada di sebuah mini museum sejarah Cepiring – Kendal, sejak era kolonial Belanda, Jepang sampai pasca kemerdekaan. Banyak arsip dan artefak kuno terpajang di dinding-dinding yang tentunya membuat kita penasaran, terutama tentang kisah Pabrik Gula Cepiring yang sampai saat ini masih beroperasi. Aryo Widiyanto adalah seorang pemilik warung saat ini yang merancang warung tersebut menjadi sedemikian rupa.









Bisa dibilang, Mas Aryo ini adalah seorang PNS yang menggemari sejarah Kendal dan Kecamatan Cepiring. Karya-karya bukunya juga terpampang di warung tersebut, seperti “Farewell Tjepiring” dan “Tjepiring” yang bernafaskan kisah historis. Melihat hal tersebut, suatu saat nanti MasCan rasanya ingin sekali berdiskusi dengan beliau terkait dengan sejarah Kendal dan membuat proyek buku asal-usul nama lokasi di Kendal (bermimpi dulu aja, siapa tau MasCan bisa bikin buku sejarah hehehe). Intinya, jarang ada tempat makan di Kendal seperti Waroeng Sate Pak Dul ini. Tempat ini sangat edukatif dan tentunya bisa menambah wawasan kita semua tentang sejarah Kabupaten Kendal terutama Tjepiring. Ornamen dan catatan sejarah berupa koran serta foto jadul membuat ruangan utama warung ini terasa vintage.



Malam itu, saya bersama istri memesan hidangan yang tak kalah mantap, yaitu sate kambing dan gule. Sate kambing yang dihidangkan dalam hot plate menambah kenikmatan karena aroma daging terasa sekali. Uap-uap dari hot plate dan satenya membuat hidangan terasa ‘fresh from the oven’. Satenya empuk dengan tingkat kematangan yang pas. Sambal, potongan bawang merah, potongan tomat dan daun selada diletakkan di piring yang terpisah. Sambalnya terasa sangat pedas, jadi teman-teman perlu menakarnya sesuai selera ya J  




Sedangkan gule kambingnya terasa nikmat walau tanpa tambahan pelengkap rasa apapun. Selain itu, daging kambing dalam gule yang kuantitasnya cukup banyak ini yang menjadi daya tariknknya. Seporsi sate dan seporsi gule kambing pas untuk makan sharing berdua. Puas. Campuran gule di nasi putih dan dimakan bersama sate kambing akan menambah kepuasan tersendiri. Jika sudah selesai, akan lebih terasa nikmat jika ditutup dengan es teh manis. Yuk datang ke warung ini, supaya anda bisa belajar sejarah dan menikmati hidangan sate yang enak. Salam kuliner!

Cegah Diabetes Dengan Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI

Sumber: Freepik Diabetes merupakan penyakit berbahaya yang efeknya mengakibatkan terlalu banyaknya kadar gula dalam darah (glukosa darah tin...