Thursday, February 16, 2023

Cegah Diabetes Dengan Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI

Sumber: Freepik

Diabetes merupakan penyakit berbahaya yang efeknya mengakibatkan terlalu banyaknya kadar gula dalam darah (glukosa darah tinggi). Akibatnya, gejala ini menimbulkan komplikasi serta memperparah berbagai banyak penyakit bawaan lainnya. Di Indonesia, diabetes adalah momok penyakit bagi masyarakat dan pada umumnya terdeteksi ketika sudah mengalami keparahan tingkat tinggi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprediksi bahwa di tahun 2030, jumlah penderita diabetes di Indonesia akan mencapai 30 juta orang. Jika kondisi ini tidak dicegah, maka akan menimbulkan banyak korban jiwa di segala kalangan usia.

Gaya hidup adalah penentu utama dari banyaknya kasus diabetes. Konsumsi makanan berkadar gula tinggi dan terlalu banyak adalah faktor terbesar yang memicu diabetes pada manusia. Di Indonesia, masyarakat sangat senang sekali dengan konsumsi makanan berkarbohidrat tinggi, misalnya pada nasi. Dapat dikatakan, bahwa nasi tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat Indonesia. Bahkan ada anekdot yang berbunyi “belum makan, kalau belum kena nasi”. Hal ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia sangat membutuhkan asupan karbohidrat pada nasi.

Pada komposisi dalam sebutir nasi putih, terkandung sekitar 90% karbohidrat, 8% protein dan 2% lemak. Fakta ini membuktikan bahwa nasi sangat mengandung tinggi karbohidrat, dimana apabila diproses oleh tubuh akan menjadi gula. Selanjutnya, gula ini akan menjadi sumber energi bagi tubuh dan apabila kelebihan akan disimpan di dalam bentuk glikogen dalam sel hati serta otot. Kemudian sel-sel otot tubuh akan membawa kelebihan gula dalam darah yang dikirim ke hati dan disimpan sebagai lemak. Jadi, kelebihan konsumsi karbohidrat, terutama nasi akan berpotensi untuk memunculkan penyakit obesitas dan diabetes.

Upaya Preventif

Sumber: Freepik

Konsumsi nasi putih yang tinggi dapat dikatakan turut mempengaruhi gejala diabetes di Indonesia. Penderita diabetes di Indonesia yang sebanyak 19,5 juta pada tahun 2021, harus segera mungkin diubah pola konsumsi makanannya agar kadar gula dalam darah kembali normal. Agar jumlah pengidap diabetes tidak bertambah banyak, perlu adanya upaya preventif atau pencegahan melalui edukasi sesuai dengana anjuran International Diabetes Federation (IDF). Salah satu program edukasi dari IDF bagi masyarakat dunia adalah skrining faktor risiko diabetes dan kondisi gula darah, sebagai upaya pencegahan serta pengelolaan diabetes.

Edukasi dan skrining faktor risiko diabetes ini sesuai dengan dengan Rencana Strategis Kesehatan Nasional tahun 2021–2024. Setelah mengetahui faktor risiko diabetes dan kadar gula dalam darah, masyarakat dihimbau untuk mengubah pola konsumsi makanan agar lebih sehat. Diagnosa diabetes sedini mungkin dapat menekan angka kegawatan di masyarakat.  Bahkan, para orang tua pun disarankan agar segera mencatatkan keadaan kesehatan anak-anaknya, terutama kadar gula darah. Pola penanganan sedini mungkin ini tentunya akan menekan risiko diabetes di masa depan.

Solusi Pola Konsumsi

Seperti diketahui, penderita diabetes memang perlu mengurangi konsumsi karbohidrat agar kandungan gula dalam darahnya terpantau normal. Untuk konsumsi nasi, penderita diabetes masih diperbolehkan untuk mengonsumsi nasi putih dengan berbagai ketentuan. Berdasarkan literatur British Medical Journal, menyebutkan bahwa penderita diabetes boleh saja mengonsumsi nasi, asalkan dalam porsi moderat (sedang). Kedua, yaitu memilih jenis nasi dengan kadar karbohidrat lebih rendah, seperti nasi merah dan nasi hitam. Ketiga, menerapkan pola makan seimbang sesuai dengan “Pedoman Isi Piringku dari Kemenkes”. Keempat, menanak nasi dengan Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI, yang diproduksi oleh PT Tripacific Electrindo.





Tahukah anda, Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI merupakan spesialis alat penanak nasi rendah gula (low carbo) di Indonesia. RiceCooker Digital Low Sugar SEKAI merupakan bentuk dedikasi dari PT Tripacific Electrindo untuk menekan angka penderita diabetes di Indonesia. Sedangkan produk Sekai CMW 720 LS adalah primadona dan andalan yang bisa anda pergunakan untuk menanak nasi dengan hasil rendah gula. Produk ini sangat cocok bagi penderita diabetes. Selain itu, produk Sekai CMW 720 LS juga telah menjadi best seller di Indonesia.

Kelebihan dari Rice Cooker Digital Low SugarSEKAI secara harga yaitu lebih terjangkau disbanding para kompetitor lainnya. Dengan harga di kisaran Rp350an ribu, anda akan mendapatkan Rice Cooker terbaik di Indonesia. Ayo, beli Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI dan cegah diabetes bersama-sama.

Saturday, January 15, 2022

LOGO BARU, SEMANGAT BARU

 


"AYO DOLAN KENDAL RA!!"

 




Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Kendal Merilis Logo Baru Dengan Harapan Pengurus Baru Akan Lebih Bersemangat Bersama-sama Seluruh Elemen & Insan Pariwisata Mempromosikan Potensi Kabupaten Kendal ke Kancah Nasional maupun Internasional...


Dengan Tagline Utama :

"AYO DOLAN KENDAL RA!!"


Bersama Bersinergi Berkontribusi Untuk Kendal Handal, Kendal Lebih Baik, & Kendal Beribadat !!

Tuesday, August 31, 2021

Kamu Harus Coba “Bakwan Malang Shangrila”: Terenak di Kendal!

 


Halo Sobat Kuliner, bagi kamu pecinta bakso atau bakwan Malang, ada info menarik nih. Di Kendal, ternyata ada warung bakwan Malang yang rasanya sangat joss top markotop maknyuss. Warungnya ini berlokasi tepat di belakang swalayan “Sama-Sama” Kendal, di sekitaran area pasar Kendal. Lokasi ini cukup terkenal bagi warga Kendal yang menjadi penggemar berat bakso.

Bila kamu buka aplikasi Google Maps, lokasinya bernama “SHANGRILA BAKWAN MALANG KENDAL”. Di warung ini, kamu bisa makan di tempat ataupun dibungkus dibawa pulang.

Hal yang paling menarik dari semangkok bakwan Malang komplit Shangrila ini adalah rasa dagingnya yang kuat. Dengan kuah yang sangat nikmat dan bikin ketagihan. Perpaduan antara daging dan tepungnya pas, terutama pada bakso dan pangsit basahnya yang memang paling juara. Jarang-jarang di Kendal ada pangsit rebus yang seenak ini. Tidak hanya itu, harganya pun termasuk murah (Rp.12.000) untuk ukuran bakwan Malang komplit yang cukup mengenyangkan ini. Bila kamu ingin lebih kenyang, silahkan tambahkan lontong dan kerupuk agar lebih memuaskan perut. Jadi, kamu wajib coba bakwan Malang ini gaes. Dijamin ketagihan!

Monday, August 2, 2021

“Warung Tenda Satria”, Kuliner Legendaris Di Kendal!

Warga Kendal, siapa yang tidak kenal dengan tempat kuliner legendaris di Cepiring ini? Yap betul. Hampir sebagian besar warga Kendal, terutama pecinta kuliner tentu akrab dengan “Warung Tenda Satria” yang sudah berdiri sejak tahun 1996 ini. Warung tenda yang berlokasi tepat di pinggir Jalan Pantura ini memang sudah menjadi favorit masyarakat Kendal sejak jaman dulu. Dari dulu, lokasinya pun tidak berubah yaitu tepat di samping kantor Honda (Jl. Nasional 1, Duwet, Cepiring, Kec. Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 51352).
MasCan sudah langganan di “Warung Tenda Satria” sejak tahun 2006. Dan menu yang menjadi favorit adalah bebek gorengnya. Menurut MasCan, bebek goreng di “Warung Tenda Satria” adalah yang terbaik di Kendal. Bebek gorengnya juga ukurannya termasuk besar dengan tekstur dagingnya yang empuk, gurih dan ‘kriuk-kriuk’ sampai ke tulang. Selain itu yang menjadi daya tarik utamanya adalah sambalnya yang sangat mantap. Campuran pedas, gurih dan manis yang sangat membuat kita sangat berselera. Biasanya, satu porsi nasi saja tidak cukup untuk menikmati kelezatan seporsi bebek goreng dan sambalnya ini. Dijamin nambah!
Seperti diketahui, warung tenda ini buka mulai dari pukul 17.00 sampai 24.00 WIB, namun seringkali sudah habis pada pukul 09.00 WIB karena banyaknya pengunjung yang memesan. Jadi, harus datang awal-awal saat warung dibuka ya agar tidak kehabisan. Sedangkan berikut ini adalah daftar harga beberapa menu di “Warung Tenda Satria” pada tahun 2021. • 1 porsi Bebek Goreng seharga Rp.33.000 • 1 porsi Ayam Goreng seharga Rp18.000 • 1 porsi Lele Goreng seharga Rp.15.000 • 1 porsi Burung Dara Goreng seharga Rp.31.000 • 1 porsi Nasi Putih seharga Rp.5.000 • 1 porsi Petai seharga Rp.7.000 • Es Teh Manis seharga Rp.3.000 • Es Jeruk seharga Rp.4.000 Sampai saat ini, Warung Tenda Satria” masih menjadi tempat kuliner legendaris di Kendal. Bagi kawan-kawan dari luar Kendal, yuk cobain Warung Tenda Satria”. Dijamin ketagihan!!!

Thursday, July 8, 2021

Siomay Kantin, Si Penunda Lapar

Salah satu jajanan ringan yang selalu ada di setiap kantin di Indonesia adalah siomay. Biasanya siomay selalu tersedia di kantin sekolahan, perkantoran, hingga rumah sakit. Ada sebuah postulat yang menyebutkan: semakin elit lokasi kantinnya, maka akan semakin enak sajian siomaynya. Hal ini tentu sangat bisa untuk diperdebatkan. Kan selera orang beda-beda kan?
Tapi yang pasti, bahwa keberadaan siomay kantin ini seringkali berhasil menjadi penolong di saat kita sedang kelaparan. Saat kita hendak mencari makan dan ternyata sudah habis semua, maka siomay kantin yang biasanya hanya dibungkus plastik tersebutlah yang selalu siap menemani anda. Walaupun siomaynya terbuat dari dominan tepung atau minim daging, nyatanya mereka akan tetap dihabiskan oleh pembeli. Inilah pesona siomay kantin si penunda lapar yang hampir bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat.

Friday, June 25, 2021

Pesona Pantai Indah Kemangi: Dari Horor Menjadi Tersohor


(Gapura Pantai Indah Kemangi)

Apa yang terlintas di benak masyarakat saat mendengar kata “Kemangi”. Khalayak umum tentu akan mengasosiasikannya dengan sebuah tanaman yang biasa dijadikan sebagai lalapan pada kuliner pecel lele atau ayam penyet di warung-warung tenda pinggir jalan. Kalau orang barat biasa menyebut kemangi sebagai Lemon basil atau Ocimum africanum. Tanaman ini pun sangat populer di Asia Tenggara sebagai bagian dari penyedap rasa masakan.

Namun di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kata “Kemangi” sudah sangat akrab dengan sebuah kuburan angker yang berada di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung –salah satu wilayah paling utara Kendal yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Warga Kendal pun banyak yang menyebut adanya urban legend di Desa Jungsemi tersebut, bahwa terdapat pusara keramat yang bernama “Kuburan Kemangi”. Berdasarkan penuturan berbagai sumber dari warga Kendal, “Kuburan Kemangi” adalah salah satu spot terangker di Kendal sekaligus kuburan tertua di Kecamatan Kangkung. Saking mistisnya, orang-orang sampai harus berpikir dua kali kalau ingin datang ke desa tersebut. Mereka takut terpapar aura gaib atau fenomena horor.

Selama bertahun-tahun legenda itu hidup di tengah masyarakat Kendal. Sampai pada akhirnya, ada sebuah proyek tambak pembibitan dan budidaya udang vaname alias whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) dengan investor dari luar negeri. Bahkan sampai beberapa ekspatriat asing perlu turun tangan langsung di sebuah area yang nantinya bakal menjadi objek wisata Pantai Kemangi ini. Mulai dari pembukaan lahan untuk akses masuk pantai, pembangunan tiang aliran listrik, infrastruktur penunjang budidaya udang sampai pembukaan lahan di sekitar pantai agar tidak terlalu rimbun. Kira-kira proyek ini berjalan sekitar tahun 2011-2012, hingga pada akhirnya tambak budidaya udang vaname ini berhenti karena satu dan lain hal. Entah saat itu proyek tersebut masih berjalan atau tidak, namun infrastruktur penunjang yang sudah terlanjur ada dibuat tersebut masih dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Hingga pada akhirnya Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada beberapa tahun belakangan ini menjadikan Desa Jungsemi beserta Pantai Kemanginya sebagai Desa Mitra untuk diberikan pendampingan pengembangan. Bentuk pendampingannya yaitu mulai dari awal pembenahan sarana prasarana pantai sampai pantai tersebut siap untuk dikunjungi publik. Salah satu sumbangsih nyata nan ikonik dari UPGRIS adalah pembangunan ikon bertulisakan “Pantai Indah Kemangi” yang besar dan terkenal itu, sehingga bisa menjadi penanda lokasi wisata. Warga dan para pihak pengelola pun berterima kasih kepada inisiatif UPGRIS dengan mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang turut membidani lahirnya Pantai Indah Kemangi ini sehingga bisa dinikmati oleh publik.

Pantai Indah Kemangi sendiri diresmikan oleh bupati Mirna Annisa pada pertengahan tahun 2020 saat pandemi, yang juga bertepatan dengan ulang tahun Kabupaten Kendal yang ke-415. Beralamat di Srandu, area Tambak atau Perswahan Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, kini akses jalannya sudah cukup lebar untuk dilewati minibus dan sangat mudah ditemukan. Sejak awal dibukanya, pantai eksotis ini mampu menyedot sekitar 5.000 pengunjung di bulan awal. Terlihat, antusiasme warga sangat tinggi sekali terhadap destinasi wisata baru ini. Perlahan-lahan, berbagai infrastruktur penunjang wisatawan mulai berbenah dan bertambah. Kini Pantai Indah Kemangi telah memiliki beberapa infrastruktur bangunan seperti toilet umum, kamar mandi umum, musholla yang luas, gerai produk UMKM, puluhan gazebo, penerangan solar cell dan area spot swafoto yang Instagramable.

(Fasilitas Hiburan Penunjang Wisatawan)

(Denah Pantai Indah Kemangi)

(Musholla dan Kamar Mandi Umum)

(Keseruan Wisatawan Bermain Air)

(Gazebo Untuk Beristirahat)


Saat berkunjung ke Pantai Indah Kemangi alias PIK kalau kata orang-orang setempat, terlihat lokasinya sudah terstandarisasi untuk infrastruktur pariwisatanya. Pantainya pun terlihat bersih dengan sampah pengunjung yang rutin dibersihkan oleh petugas. Dengan harga tiket masuk Rp.3.000 per orang, pengunung sudah bisa menikmati hamparan panorama pemandangan laut alami beserta udara segarnya. Tentu saja, PIK ini sangat ramah anak karena terdapat banyak infrastruktur seperti perosotan, jungkat-jungkit, ayunan dan bernagai macam permainan playground lainnya. Ada juga persewaan ban karet dan pelampung apabila ingin berenang di pantai dengan aman. 

(Area Bermain Anak)

(Pintu Masuk PIK)

(Himbauan Menerapkan Protokol Kesehatan)

(Wisatawan Menikmati Pantai)


Untuk wahana khusus orang dewasa, juga ada berbagai macam yang disewakan. Pengunjung juga bisa menikmati keseruan motor ATV, banana boat, dokar atau delman sampai berbagai wahana watersport. Seperti diketahui bahwa PIK ini sangat potensial untuk dijadikan sebagai daya tarik sport tourism di Jawa Tengah. Bahkan pemerintah Kabupaten Kendal sudah berencana untuk menjadikannya sebagai tempat event olah raga jetski di Jawa Tengah. Apabila program ini dapat terlaksana dengan baik, efek positifnya tentu saja pada berkembangnya iklim UMKM warga di sekitar pantai.

Layaknya pantai yang umumnya ada di pantura, PIK menyajikan lanskap deburan ombak yang kecil dan sedang pada hari-hari biasa atau tidak hujan. Pasirnya berwarna hitam dengan ornamen cangkang binatang laut, yang menambah nuansa keeksotisannya. Kegiatan yang paling disukai pengunjung adalah bermain pasir, berendam sambil menikmati deburan ombak, sampai tak jarang pula yang menggelar tikar sambil menikmati santapan bersama keluarga. PIK sangat cocok untuk family time. Selain bisa membawa bekal sendiri, pengunjung juga bisa memesan aneka jajanan di sepanjang area PIK. Berbagai jajanan yang banyak dijumpai antara lain es krim, sosis bakar, sate ayam, mie rebus, mi goreng, pecel pincuk sampai berbagai jenis sea food.

Suasana alam di PIK sendiri didominasi oleh tumbuhan cemara laut yang kemungkinan baru berusia 2-3 tahunan dan beberapa mangrove di kejauhan. Jika sudah puluhan tahun tentu saja ini bisa menjadi penghijauan untuk berteduh sekaligus mengurangi dampak abrasi. PIK juga berbatasan langsung dengan sawah milik warga, yang subur dan menghasilkan berbagai produk pertanian unggulan. Salah satu produk pertanian di sawah Kemangi yang unik adalah semangka hijau tua yang terasa manis itu. Jika kebetulan sedang musim panen, pengunjung bisa melihat truk-truk pengangkut buah akan masuk ke area PIK dan membawa banyak semangka dari sawah tersebut.

(Sawah Warga)

(Sawah yang Berbatasan dengan PIK)

(Sawah Warga)

(Penghijauan dengan Cemara Laut)

(Bisnis Ikan Hias Warga)

(Perbatasan Antara Sawah dan Pantai)


Berkat PIK, kini kata “Kemangi” menjadi jauh dari kesan angker ataupun mistis. Bahkan “Kemangi” sendiri saat ini selalu berdampingan dengan kata “Indah”. Kondisi ini sangat berbeda sekali dengan persepsi tentang “Kemangi” satu dekade yang lalu. Kemangi saat ini telah menjelma menjadi pusat bisnis pariwisata yang sangat potensial di Kendal. Tempat tumbuh berkembangnya UMKM lokal di masa pandemi Covid-19 yang telah mewabah selama dua tahun terakhir ini. Maka dari itu, warga Desa Jungsemi, khususnya di sekitar Kemangi perlu mendapatkan bimbingan bisnis mikro atau UMKM dari para akdemisi atau universitas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Baik dari mahasiswa atau pihak kampus perlu membimbing pengusaha UMKM lokal di PIK ini. Harapannya, para pedagang dan pengelola PIK ini bisa mendapatkan bimbingan dari Universitas Esa Unggul, karena kampus tersebut terbukti memiliki core competency atau kredibilitas tinggi di bidang pariwisata dan entrepreneurship. Semoga saja pihak akademisi atau mahasiwa dari Universitas Esa Unggul bisa menjadikan PIK ini sebagai pilot project untuk dikembangkan agar bisa menjadi pusat daya tarik wisata tersohor di Jawa tengah.

(Universitas Esa Unggul. Sumber: Media Indonesia)

(Logo Universitas Esa Unggul)


Kita tahu bahwa PIK terbukti telah membawa banyak perubahan di Desa Jungsemi ini. Pesona PIK ini luar biasa hebat. Pantai ini layaknya hidden gems yang tersembunyi di suatu sudut pantura. Untuk itu, dengan adanya riset potensi dan pendampingan entrepreneurship bagi warga sekitar, bukan tidak mungkin PIK akan semakin berkembang dengan manajemen pariwisata yang profesional. Atau mungkin, dari pihak Universitas Esa Unggul dapat memberikan beasiswa jurusan pariwisata bagi putera daerah atau warga lokal di Desa Jungsemi, dengan kesepakatan untuk kembali ke kampung halaman guna mengembangkan PIK setelah lulus. Dengan demikian, Universitas Esa Unggul dapat membantu dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) warga setempat agar potensi wilayahnya dapat tergali lebih maksimal.

EsaUnggul, selamat datang di Pantai Indah Kemangi!

Dokumentasi video PIK: https://www.youtube.com/watch?v=Z8Ft2dKf5u0

#inikotaku #esaunggul

Cegah Diabetes Dengan Rice Cooker Digital Low Sugar SEKAI

Sumber: Freepik Diabetes merupakan penyakit berbahaya yang efeknya mengakibatkan terlalu banyaknya kadar gula dalam darah (glukosa darah tin...